Sebelum kita membahas tentang LED
lebih jauh, mari kita mengenal dan menyamakan terlebih dahulu berbagai istilah seputar
LED. Agar untuk ke depannya, kita dapat lebih memahami pembahasan di
artikel-artikel selanjutnya dengan lebih baik.
LED Chip adalah satuan komponen dasar
dari LED Emitter yang mengeluarkan
cahaya. Biasanya 1 LED Emitter
terdiri dari 1 LED Chip, namun ada
beberapa LED Emitter yang memiliki
beberapa chip di dalam 1 LED Emitter.
Kemungkinan terbesar, hal ini berkaitan dengan ketersediaan tempat LED Emitter dalam rangkaian dengan intensitas
cahaya dan power management.
Namun perlu diingat bahwa LED merupakan komponen yang bergantung kepada kuat
arus listrik yang mengalir melewatinya, dengan kata lain kita dapat
mengatur intensitas cahaya LED Emitter
melalui kuat arus yang mengalir, cara ini biasanya digunakan pada LED Emitter dengan 1 chip di dalamnya.
Sebagai contoh adalah
tersedianya beberapa level intensitas cahaya dalam gadgets yang kita gunakan, di mana dalam beberapa detik setelah idle (tidak ada aktifitas) maka backlight akan dikurangi intensitas
cahayanya dan kemudian akhirnya setelah beberapa detik idle kemudian cahaya dipadamkan.
LED Emitter adalah komponen elektronik yang
merupakan variasi dari komponen elektronik dioda yang dapat
mengeluarkan cahaya seperti yang sudah kita bahas dalam artikel Mari Mengenal LED sebelumnya.
LED Module adalah modul atau rangkaian LED,
baik yang sudah jadi siap digunakan (ready
to use) maupun yang masih setengah jadi dalam arti masih perlu
ditambahkan modul rangkaian elektronik lainnya baru dapat digunakan. Biasanya
terdiri dari 1 atau lebih LED Emitter,
tergantung besar wattage dan fungsi
LED Module itu sendiri.
Sebagai contoh adalah
rangkaian LED yang berbentuk pita (strip),
Lampu LED sebagai lampu sumber cahaya ruangan pengganti CFL, Lampu Sorot
LED berikut dengan casing-nya (tempat
atau bagian utama yang memberikan bentuk sekaligus penampilan dari suatu
produk) sebagai heatsink, dan
lain-lain.
LED Lamp adalah salah satu variasi dari LED Module yang sudah berbentuk lampu.
Biasanya merujuk kepada Lampu LED yang berfungsi sebagai sumber cahaya
utama ruangan di kantor maupun rumah. Meskipun tidak terbatas pada
pemakaian untuk ruangan saja bahkan pada dunia otomotif dapat saja
dikatakan sebagai lampu karena fungsinya sebagai pengganti bola lampu pijar
yang membutuhkan wattage yang lebih
besar.
LED Driver adalah rangkaian catu daya (power supply) khusus yang digunakan
untuk menghidupkan LED agar mengeluarkan cahaya, tentunya sesuai dengan
spesifikasi LED yang akan dipakai. Di sini lah letak kompleksitas
rangkaian LED Module (termasuk LED Lamp) dan penyebab utama mahalnya
harga LED Lamp yang ready to use selain
desain casing yang mempunyai fungsi unik
sebagai heatsink.
Karena LED sudah tidak memerlukan
proyektor, maka aksesoris utama lainnya yang dapat ditambahkan adalah lensa
optik untuk membiaskan cahaya dari LED itu. Biasanya digunakan untuk
mengatur fokus sinar untuk aplikasi tertentu.
Secara garis besar, maka LED Module terdiri dari:
- LED Emitter
- LED Driver
- Pendingin (Cooler)
- Lensa (Lens)
LED Emitter
dan LED Driver mutlak ada, sedangkan
Pendingin dan Lensa sifatnya optional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar